Main Content RSS FeedRecent Articles

Recruitment Peserta PPSDMS Bogor »

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Saat ini dibuka pendaftaran beasiswa pembinaan bagi mahasiswa dengan kualifikasi sbb:       1. Mahasiswa reguler S1 IPB 2. Angkatan 2008/2009  3. Laki-laki dan Muslim 4. IPK minimal 3,00 5. Siap tinggal di asrama selama masa pembinaan     dan berminat untuk bergabung sebagai peserta PPSDMS Nurul Fikri, silahkan mendaftarkan diri dengan cara melengkapi berkas-berkas berikut ini dalam bentuk soft copy:   1. Form Pendaftaran (terlampir) dan melampirkan berkas-berkas yang diperlukan 2. Curriculum Vitae (CV) terbaru yang dilengkapi foto diri berwarna 3. Surat Rekomendasi (terlampir) 4. Spiritual Capital Assesment (SCA)   Selanjutnya seluruh berkas tersebut dikirim via email ke: rekrutmen@ppsdms.org untuk dilakukan verifikasi dan seleksi peserta yang lolos untuk tahap Wawancara.   Pengiriman berkas-berkas tersebut paling lambat hari Sabtu 9 April 2011. Spiritual Capital Assesment (SCA) dilakukan pada: hari minggu, 10 April 2011 pukul 09.00 di Asrama PPSDMS Bogor Wawancara: (waktu menyusul)   formulir dapat diunduh di sini: http://www.4shared.com/file/vS__oNMR/attachments_2011_03_22.   Informasi selengkapnya: Nazrul Anwar ll 08998576809 ll nazrul@ppsdms.org website: http://www.ppsdms.org/

Beberapa testimonial tentang PPSDMS:   DR. (HC). Arifin Panigoro (Medco Group/Board of Trustess PPSDMS) “Saya melihat perkembangan PPSDMS dari angkatan ke angkatan semakin baik. Saya yakin para peserta PPSDMS adalah mahasiswa yang terbaik dan melalui penggodogan di PPSDMS para peserta tersebut pada waktunya nanti akan menjadi para pemimpin masa depan.”   Anies Baswedan, Ph.D (Board of Advisor PPSDMS) “Kita membutuhkan di masa depan generasi-generasi baru yg memiliki kompetensi berstandar global dalam bidang apapun dan memiliki kepemimpinan yang kuat serta pemahaman yang baik tentang Indonesia. Institusi seperti PPSDMS yang menyiapkan generasi ini adalah institusi yg harus didukung secara total karena sebenarnya mereka menyiapkan masa depan Indonesia. Investasi (di PPSDMS) hari ini akan memberikan manfaat bertahun-tahun ke depan. Saya sangat berharap komponen-komponen di Indonesia yg memiliki sumber daya mendukung program PPSDMS ini, baik dengan dana, knoweldege, maupun network. Dengan begitu anak-anak muda Indonesia yang berada di bawah binaan PPSDMS akan menjadi garda terdepan Republik Indonesia 10-20 tahun yang akan datang.”   Salim Segaf Al-Jufri (Menteri Sosial RI) “Program Pembinaan SDM Strategis merupakan program yg strategis di masa depan. Para peserta itu adalah mereka yang akan memimpin Indonesia di masa depan. Lembaga PPSDMS bekerja dan berpikir untuk masa depan serta tidak menunggu ucapan terima kasih dalam melakukan pekerjaannya. Hadir dalam acara PPSDMS memberikan sebuah optimisme dan semangat dalam membangun bangsa Indonesia di masa sekarang dan masa depan.”

TULISANKU DALAM OKEZONE, 10 MARET 2011 »

Terapi Musikal Bagi Narapidana Kamis, 10 Maret 2011 14:08 wib

PENGHUNI penjara dikenal sebagai tahanan dan narapidana. Narapidana merupakan tahanan yang telah menerima sidang peradilan dan dinyatakan hilang kemerdekaan. Narapidana wajib memperoleh pembinaan secara hukum di bawah lembaga pemasyarakatan. Pembinaan dilakukan sebagai sanksi untuk mengarahkan narapidana agar hidup lebih baik dan tidak mengulangi perilaku kejahatan. Metode pembinaan narapidana yang dilakukan lembaga pemasyarakatan melalui pendekatan humanis ternyata banyak mengalami hambatan. Pendekatan humanis yang dipergunakan pihak lembaga pemasyarakatan memiliki kelemahan dalam menjabarkan konsep pembinaan narapidana, mengingat sebagian besar mereka relatif belum ditunjang oleh bekal kecakapan untuk melakukan pembinaan dengan pendekatan yang dapat menyentuh perasaan para narapidana. Permasalahan lain yang paling fatal adalah jumlah narapidana sudah melebihi kapasitas ruang penjara, sehingga pembinaan yang dilakukan kurang efektif dan efisien. Akibatnya adalah instruksi pembinaan yang disampaikan tidak mengena bagi keseluruhan narapidana, narapidana semakin susah diatur dan sering terjadi keributan antar narapidana. Ini merupakan salah satu alasan lembaga pemasyarakatan mencari solusi pembinaan narapidana yang tidak memperhitungkan kapasitas hunian. Hambatan pembinaan narapidana ini dapat diselesaikan melalui pemanfaatan musik instrumental digital sebagai media pembinaan untuk menyadarkan diri narapidana. Musik instrumental yang disimpan dalam komputer disebut sebagai musik instrumental digital karena dapat diperbanyak dengan perangkat copy-paste melalui sinyal digital komputer. Musik instrumental dapat digunakan sebagai terapi musikal. Nada-nada musik instrumental dimanfaatkan sebagai motivator abstrak karena mampu memberikan manusia gambaran suasana spiritual, sedih, takut, mencekam bahkan perlawanan. Musik instrumental merupakan musik yang dapat dijadikan sebagai media pengobatan, khususnya pengobatan mental (Kamien, 1996). Pemutaran musik instrumental dalam ruang penjara dapat mendorong narapidana untuk menyadari bahwa perbuatan yang telah dilakukannya merupakan tindak kejahatan. Pesan moral disampaikan melalui irama musik instrumental. Musik instrumental berbeda dengan musik dangdut, musik disco maupun musik rock. Getaran yang dihasilkan oleh bunyi musik sangat lembut dan halus sehingga menimbulkan suasana yang lebih tenang dibandingkan bunyi musik non-instrumental. Musik instrumental dengan ciri unik tersebut digunakan sebagai musik pensuasanaan yang dapat membuat pikiran tenang, menghilangkan rasa jenuh dan menciptakan energi positif yang menimbulkan rasa semangat. Alasan inilah yang dapat memperkuat pemanfaatan musik instrumental digital dalam ruang penjara untuk membina narapidana dengan cara yang lebih humanis. Musik instrumental digital dapat digunakan sebagai terapi humaniora sehingga narapidana dalam ruang penjara dapat memperbaiki kualitas hidupnya. Rinaldy Ardana Harahap Mahasiswa Biokimia IPB 2009

ADVAN Soulmate G4T-66125 »

ADVAN Soulmate G4T-66125

Spesifikasi:
- Processor Intel Core2 Duo T6600 2.2 GHz
– Display Size 14.1″ LED Screen, Chipset Intel GL40
– Memory 1 GB DDR3
– Hard Disk 250G SATA
– Graphic Intefrated
– Audio Realtek ALC662
– Optic Drive DVDRW
– LAN 10 and 100 Mb/S, Ports VGA, USB
– Card Reader 4 in 1 port (MMC/MS/SD/MS-pro)
– Webcam
– Wifi
– Multi Touchpad (touschpad menyatu dengan chasing)
– Weight 2.5 kg
– Dimension (WxDxH) 34.2 Cm (P) X 24.5 Cm (L) X 3.5 ~ 4 Cm (T)
– Color GREY Metallic

Ferrite Bead »

A.Ferrite bead merupakan bagian dari kabel data yang digunakan untuk mengurangi osilasi liar akibat terjadinya um

pan-balik positif. Biasanya Osilasi ini terjadi mulai kawasan VHF – UHF.

Ferrite Bead diletakkan pada kaki basis. Ferrite Bead ini akan menyerap /meredam energi osilasi parasitik dan menghilangkan Osilasi yang tidak dinginkan ini. Dalam kasus lain, bisa diatasi dengan menurunkan ”feedback fraction”. Atau dengan menggeser/merubah besaran pergeseran fasa.

B.

Sebuah benda berbentuk silinder yang terdapat di sebagian kabel pada komputer.Ferrite bead (atau ferrite chokes) hampir dapat ditemukan di setiap komputer namun masih sedikit orang, termasuk mereka yang bekerja dengan komputer, yang tidak mengetahui fungsi dari benda tersebut.

Sebagian besar peralatan elektronik menghasilkan interferensi (gangguan). Interferensi tersebut muncul pada saat listrik mengalir pada sebuah kabel. Interferensi yang dihasilkan dapat mengganggu kerja sebuah perangkat. Misalnya, pada saat kita meletakkan telepon genggam dekat dengan speaker akan muncul suara dengung pada suara yang dihasilkan oleh speaker.

Agar sebuah perangkat dapat bekerja sebagaimana mestinya, interferensi tersebut harus diminimalisir. Umumnya, casing (pelindung / wadah) sebuah perangkat sudah dapat melindungi perangkat tersebut dari gangguan yang ada. Namun, kabel tidak selalu terlindungi dari gangguan ini.

Untuk mengatasi hal tersebut, ferrite bead dipasang pada bagian ujung kabel yang dekat dengan perangkat. Ferrite bead akan bertindak sebagai penghambat bagi interferensi yang terjadi, baik interferensi elektromagnetik maupun interferensi frekuensi radio . Dengan demikian, semua gangguan pada kabel akan dihilangkan sebelum gangguan tersebut sampai pada sebuah perangkat.

Sumber : tested.com

Ferrite bead sendiri adalah sebuah magnet yang dibuat dari senyawa besi oksida dan keramik. Bagian tersebut kemudian ditutup dengan sebuah wadah plastik berbentuk silinder. Benda kecil yang sangat berjasa bagi kita

TULISANKU DALAM SUARA MERDEKA,25 DESEMBER 2010-Rapuhnya Ketahanan Pangan Negeriku »

..hidup matinya suatu Negara ditentukan oleh pertanian..(Ir. Sukarno) ketahanan pangan negeriku

“Bahaya kelaparan?..Di pulau Jawa yang subur dan kaya itu, bahaya kelaparan? Ya, saudara pembaca. Beberapa tahun yang lalu ada distrik-distrik yang seluruh penduduknya mati kelaparan. Ibu-ibu menjual anak-anak untuk makan, ibu-ibu memakan anaknya sendiri ”(Multatuli, Max Havelaar, 1972 (asli 1860): 64)

Perkataan Ir. Soekarno diatas bukanlah isapan jempol belaka. Keadaan bangsa-bangsa maju di dunia bisa menjadi bukti kebenaran perkataan sang proklamator. Ketahanan pangan bangsa-bangsa ini sungguh luar biasa, walau mereka bukanlah negara agraris. Tingkat kesehatan dan kesejahteraan rakyatnya sangat tinggi, dengan tersedianya bahan pangan yang berkualitas dan bergizi sebagai penyebab utamanya. Multatuli dalam Max Havelaar diatas menyadarkan kita akan masalah klasik yang menghantui negeri agraris ini, kelaparan.

Rakyat Indonesia sebanyak 230 juta akan menghadapi masalah pangan serius apabila tidak ada perubahan di bidang pertanian secepatnya. Ketidakmampuan mengkonsumsi sumber protein lain akibat kemiskinan menyebabkan beras menjadi sumber utama karbohidrat. Beras pun menjadi sumber pangan yang semakin populer. Misalnya Jawa, pulau dengan produksi padi tertinggi di Indonesia ini memiliki lahan tanam padi seluas 14.395 ha (BPS 2010). Data ini cukup mencemaskan, ditambah lagi dengan adanya program konversi lahan pertanian produktif. Kecepatan konversi lahan pertanian sendiri mencapai 110-110 ribu hektar per tahunnya. Akibatnya, Indonesia mengalami potensi kehilangan produksi padi 506.000 ton/tahun.

Penurunan tingkat produktivitas padi yang disebabkan oleh kelebihan pupuk ditambah berkurangnya investasi untuk sektor pertanian, seperti riset, penyuluhan, dan kredit pertanian merupakan masalah pelik lainnya. Masalah kompleks diatas sebenarnya berakar pada kebijakan pemerintah yang kurang tepat, serta tingkat pendidikan penduduk Indonesia (terutama petani) yang rendah. Kemampuan pemenuhan kebutuhan pangan dalam negeri yang semakin berkurang dan ketergantungan terhadap impor bahan pangan dari negara- negara lain merupakan buktinya.

Data yang diperoleh dari Bataviase.co.id,  pada tahun 1998, Indonesia justru menjadi negara pengimpor beras terbesar di dunia dengan jumlah 5.959.155 ton. Data terbaru menyatakan Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi padi 2010 berdasarkan Angka Ramalan (ARAM) I meningkat 0,88 % atau sebesar 64,90 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Angka tersebut menurun dibandingkan dengan Angka Sementara (ASEM) produksi pada 2009 yang meningkat 6,64 %.

Peran pemerintah dalam mengatasi kerawanan pangan mutlak diperlukan. Ada beberapa langkah yang semestinya dilakukan. Pertama, dibutuhkan aksi nyata yang lebih banyak dari pemerintah untuk mengatasi kerawanan pangan. Kedua, pemerintah hendaknya mengembangkan kesadaran dan pemberdayaan petani untuk meningkatkan posisi tawar petani. Ketiga, peningkatan pengembangan kemandirian dan organisasi tani serta pelindungan hak asasi petani . Terakhir, pemerintah diharapkan meningkatkan investasi untuk sektor pertanian yang meningkatkan produksi pangan seperti riset, penyuluhan, serta kredit pertanian.

Keempat faktor ini bisa diwujudkan dengan berbagai cara, misalnya subsidi kepada petani yang tepat sasaran disertai kredit ringan, pengendalian harga bagi konsumen, bantuan pemanfaatan lahan untuk usaha tani keluarga, pengajaran soal ketahanan pangan ke sekolah-sekolah maupun ke petani itu sendiri, pengadaan riset dan penyuluhan, pengadaan kredit pertanian, serta perlindungan terhadap polusi lahan pertanian.

Negara agraris ini pasti sanggup untuk menjadi agraris kembali.

TULISANKU DALAM SUARA MERDEKA, 22 FEBRUARI 2011-Menciptakan Indonesia Lebih Baik dan Bermartabat Melalui Penyediaan dan Pembangunan Infrastruktur »

INFRASTRUKTUR INDONESIA-SURAMADU

INFRASTRUKTUR INDONESIA-SURAMADU

Ditengah berbagai macam pekerjaan rumah yang dihadapinya, bangsa ini kembali mendapat tantangan besar dalam percaturan ekonomi global. Salah satu tantangan itu adalah suatu forum bernama ASEAN Economic Community (AEC), yang merupakan julukan bagi integrasi ekonomi ASEAN dalam hal lalu lintas perdagangan, investasi, dan mobilitas warga layaknya satu negara pada 2015. Forum ini dikhawatirkan dapat menimbulkan efek negatif bagi perekonomian Indonesia nantinya.

Salah satu permasalahan dalam perekonomian bangsa ini adalah ketidakmampuannya dalam memanfaatkan keunggulan-keunggulan yang ada. Letak geografis yang strategis serta kekayaan sumber daya alam yang melimpah baik migas dan nonmigas seharusnya dapat menjadi nilai lebih bagi bangsa ini dalam menghadapi percaturan ekonomi global. Ladang minyak (basins) sebanyak 60 lokasi dengan cadangan sekitar 77 miliar barel minyak dan 332 triliun kaki kubik (TCF) gas, produsen terbesar cengkeh (cloves) & pala (nutmeg), ditambah produsen terbesar kedua penghasil karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil ) merupakan beberapa diantara kelebihan-kelebihan tersebut. Keunggulan ini seharusnya mampu mengantarkan bangsa ini bersaing di dalam persaingan ekonomi global layaknya ASEAN AEC tersebut.

Permasalahan di atas harus dicari penyebabnya. Pilihan pun jatuh pada penyediaan dan perbaikan infrastruktur. Data yang diperoleh dari Global Competitiveness Report (GCR) 2009-2010 dapat dijadikaan sebagai alasannya. Menurut GCR, Indonesia berada di peringkat ke-96 di antara 133 negara berkembang dalam daya saing infrastruktur, jauh di bawah Thailand di peringkat ke- 41, Malaysia di peringkat ke-27, dan China di peringkat ke-66. Data di Bappenas pun seolah-olah mendukung GCR. Menurut Bappenas, anggaran yang direncanakan untuk pembenahan infrastruktur adalah 5% -6% dari PDB dan saat ini infrastruktur anggaran Indonesia sekitar 3,25% dari PDB. Rasio anggaran diperkirakan akan meningkat menjadi 5% pada tahun 2014.

Hubungan infrastruktur terhadap peningkatan daya saing ekonomi Indonesia dalam percaturan global dapat dilihat dari peran positif infrastruktur dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Penciptaan lapangan kerja sektor kontruksi merupakan peran positif dalam jangka pendek, sedangkan peningkatan efisiensi dan produktivitas sektor-sektor terkait merupakan peran jangka menengah maupun jangka panjang. Infrastruktur sepertinya juga menjadi jawaban dari kebutuhan negara-negara yang ingin mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan membantu penanggulangan kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup, mendukung tumbuhnya pusat ekonomi, meningkatkan mobilitas barang dan jasa, serta merendahkan biaya aktivitas investor dalam dan luar negeri.

Cara meningkatkan penyediaan dan perbaikan infrastruktur itu sendiri dapat dilakukan dengan menjaga kesinambungan investasi pembangunan infrastruktur dan lebih memprioritaskan lagi bidang infrastruktur dalam rencana pembangunan nasional, sehingga infrastruktur dapat dibenahi baik secara kualitas maupun kuantitas. Pembangunan infrastruktur juga sepatutnya melibatkan pihak swasta dan masyarakat demi tercapainya pembangunan berkesinambungan selain harus adanya kombinasi yang tepat antara infrastruktur berskala besar dan kecil. Pendekatan lebih terpadu dalam pembangunan infrastruktur mulai dari perencanaan sampai pelayanannya kepada masyarakat, guna menjamin sinergi antar sektor, daerah maupun wilayah pun mutlak diperlukan.

Sudah saatnya bangsa ini bangun dan menyambut persaingan ekonomi global dengan semangat dan harapan menciptakan Indonesia yang jauh lebih baik dan bermartabat.

TULISANKU DALAM SUARA MERDEKA, 22 FEBRUARI 2011

Hello world! »

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!